My Profile

Foto saya
Jakarta Pusat, DKI JAKARTA, Indonesia

Selasa, 24 November 2009

TEORI INSTITUSIONALISME

LATAR BELAKANG

Di Amerika Serikat muncul reaksi terhadap pola dasar pemikiran ekonomi klasik dan neo klasik. Dalam hal ini pakar AS yang paling menonjol adalah Thorstein Veblen . Ve blen memiliki jalan pikirannya sendiri yang berbeda dengan ekonom pada zamannya

PENGERTIAN INSTITUSIONALISME

Bahwa perilaku manusia di bidang ekonomi dipengaruhi oleh iklim keadaan sekitar dalam zaman tertentu . Iklim keadaan itulah yang mempengaruhi kompleks citarasa dan pikiran , naluri dan nalar, persepsi dan perspektif permasalahan ekonomi.

POLA PIKIR

* Veblen menolak garis pemikiran kalsik dan neo klasik . Veblen membantah teori klasik yang berpandangan bahwa kaehidupan manusia lebih diatur oleh hukum alam, dan teori neoklasik yang menyatakan bahwa manusia dalam kegiatan ekonominya terdorong oleh hasrat untuk mengejar faedah secara maksimal. Hal ini menurut Veblen manusia direndahkan menjadi manusia ekonomi belaka(homo economicus) yang terdorong motivasi hidup yang dikenal dengan hedonisme.

* Veblen beranggapan bahwa perilaku manusia di bidang ekonomi dipengaruhi oleh iklim keadaan sekitar dalam zaman tertentu . Iklim keadaan itulah yang mempengaruhi kompleks citarasa dan pikiran , naluri dan nalar, persepsi dan perspektif permasalhan ekonomi.

TOKOH

THORSTEIN VEBLEN (1875-1929)

The Theory of Leisure Class

Fenomena yang diamati oleh Veblen adalah kaum entrepreneur kapitalis yang dijuluki sebagai railroad barons yang memiliki kepentingan dalam industri baja dan pertambangan batu bara . pengelolaan dan usaha di serahkan kepada tenaga ahli professional . Fenomena ini disebut Veblen sebagai absentee ownership . Bersumber dari absentee ownership tumbuh masyarakat yang disebut leisure class

Tidak ada komentar:

Posting Komentar